Pages

Sunday, 12 January 2014

Tentang Waktu

Ada segala dalam segelas cappuccino. Perut saya mual. Tapi toh itu tidak penting.

12 Januari. Berkas cahaya tercecer di jalanan aspal yang tertutup basah secara paripurna. Warna-warna yang asal letak dan terkesan dimuntahkan secara serampangan. "chaos" tersebut lantas membentuk sudut-sudut serupa luka yang berdarah-darah. Bekas tirai-tirai air.

Pulang ke rumah pukul 2 pagi tanpa mencemaskan apa-apa menjadi hal yang luar biasa mahal. Hati menciptakan suara sendiri untuk ditujukan pada kepala. Menciptakan persepsi tentang orang-orang tua yang bersiap ke pasar menjual dagangan, perihal penantian kupu-kupu malam betina dan yang setengah jantan di pinggir jembatan, perihal bulan dan awan serupa kapas yang tergantung di langit, perihal pohon-pohon dan kicau burung nocturnal, perihal sekrup-sekrup, perihal manusia yang serupa sekrup dan sesekali serupa batu. 

Akhirnya masa tersebut datang, saat waktu senggang serupa hujan di sahara. Menghabiskan Sabtu malam dan Minggu pagi dengan tidur menjadi hal yang paling merugikan. Sepagi ini saya mendapati diri sedang berselancar di dunia yang terbentuk dari kode dan angka, lalu tersesat di lirik lagu ini: 


"Once"

We worry about work, worry about money
worry if the punch line’s funny
we worry if the sky is gonna fall
we worry about winning, worry about losing
worry about the roads we’re choosing
we worry if that someone’s gonna call

We spend so much precious time tryna figure out
what this crazy maze of a beautiful world is all about

So kick on back, fill your cup
put on your favourite song, turn it up
find a little peace of mind in the sunshine
don’t waste your days looking at the clock
say I love you to the ones you got
don’t leave a lifetime of rights
on the wrong side
‘cos you only live once, once, once
you only live once, once, once

We worry about truths, we worry about lying
we worry about how much we’re trying and
when it’s all gonna come to an end

We spend so much precious time tryna figure out
what this crazy maze of a beautiful world is all about

So kick on back, fill your cup
put on your favourite song, turn it up
find a little peace of mind in the sunshine
don't waste your days looking at the clock
say I love you to the ones you got
don’t leave a lifetime of rights
on the wrong side
‘cos you only live once, once, once
you only live once, once, once

dinyanyikan dengan nada-nada indah nan ceria oleh shane filan yang mantan personil westlife itu. Padahal saya tak pernah menyukai westlife hingga mendekati gila. Tidak seperti dia yang setiap hari saya kirimi surat cinta. Surat-surat yang tidak pernah bisa dibaca, karena yang terjadi adalah surat cinta itu sendiri. 

lalu rindu menjawil-jawil. nakal.

No comments:

Post a Comment